Tuesday, 2 March 2010

Rangkuman MTA-12: Thoharoh

Narasumber: Ust. Iwan Setiawan, Lc
Tanggal: 21 Pebruari 2010

  • Semua kitab fiqih diawali dengan bab thoharoh
  • Referensi kitab Al-Wajiz, karangan Syaikh Abdul Azhim Badawi al-Khalafi
  • Thoharoh adalah bersuci, mengangkat hadas dan menghilangkan najis.
  • Hadas adalah amal yang membatalkan wudhu, keluar dari depan dan belakang
  • Najis adalah benda pembatal wudhu
  • Penghilang najis adalah air, syarat: suci dan mensucikan
  • Air yang suci tapi tidak mensucikan misalnya: teh, susu, kopi
  • Air terkena najis; dapat dipakai selama tidak berubah bau, rasa dan warna
  • Ada perbedaan pendapat jika air sedikit terkena najis lalu tidak berubah 3 sifatnya. Namun yang lebih kuat adalah pendapat yang berpatokan pada 3 sifat, selama tidak berubah sifatnya masih dapat dipakai. Dalilnya adalah hadits sumur bidho'ah.
  • Air musta'mal adalah air bekas wudhu, hukumnya suci dan mensucikan. Sahabat dulu berwudhu dengan air wudhu bekas Nabi Saw. Nabi pun terkadang mandi dengan air bekas mandi istrinya.
  • Air musyammas yaitu air yang terkena sinar matahari terus menerus. Dihukumi makruh, karena dapat mengandung penyakit.
Pertanyaan:
  • Wudhu di kali yang mengalir? sah selama 3 sifat terpenuhi, tinggal dilihat unsur toyyibnya.
  • Air sumur bau besi? sah karena bau besi bukan bau najis
  • Kecipratan air di jalan? dikembalikan ke hukum asal air yaitu suci, namun afdholnya adalah salin
  • Mencuci pakaian bekas najis dg mesin cuci? pisahkan yang najis dan harus dibilas dulu.

Rangkuman MTA-11: Iman kepada Allah

Narasumber: Ust. Qolyubi, Lc
Tanggal: 14 Pebruari 2010

  • Kita terlahir sebagai muslim diantara manusia merupakan pilihan Allah
  • Referensi: kitab Minhajul Muslim
  • Aqidah yang kokoh akan menjadi penentu selamat di akhirat
  • Ciri-ciri aqidah yang kokoh dalam QS Al-Anfal
  • Siapkah kita dari pertanyaan Allah
  • Jangan terjebak pada rutinitas ibadah
  • Mengapa harus iman kepada Allah
    • Dalil naqli
    • Dalil aqli
  • logika penciptaan
  • logika keserasian alam
  • Menyikapi naik turunnya iman, saat iman kuat perbanyak amalan sunnah, saat lemah jaga amal yang wajib.

Rangkuman MTA-10: Hati yang Bersih

Narasumber: Ust. Sesep Aminudin
Tanggal: 7 Pebruari 2010

  • Hati ada 3:
    • Hati yang bersih
    • Hati yang mati
    • Hati yang sakit
  • ".. pada hari dimana tidak bermanfaat harta dan anak-anak, kecuali yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.." (QS. Asy-Syuaro')
  • Cara meraih hati yang bersih:
    • Banyak berdzikir
    • Membaca Al-Qur'an
    • Istiqomah

Rangkuman MTA-9: Berinteraksi dengan Sunnah

Narasumber: Ust. Arham Ahmad, Lc, al-Hafizh
Tanggal: 31 Januari 2010

  • Sebelum memulai kajian, beliau men-tasmi'-kan (memperdengarkan hafalan Quran) QS. An-Nisa: 59-70.
  • Syahadat yang merupakan rukun Islam pertama memiliki 2 konsekuensi. Konsekuensi syahadat Allah adalah hanya beribadah kepada Allah dan tidak mensekutukan Allah dengan yang lain. Konsekuensi syahadat rasul adalah mengkuti tuntunanna, sunnahnya, dengan tidak berlebihan (mis: menyembah kuburan Nabi) ataupun mengabaikan (meremehkan amalan sunnah).
  • Al-Quran dengan As-Sunnah tidak bisa dipisahkan. Sunnah berfungsi untuk menjelaskan Al-Quran. Sunnah merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Quran. 
  • Sunnah adalah perkataan, perbuatan, takrir (perijinan), dan sifat Rasulullah Saw.
  • Dari sisi hukum, sunnah berfungsi untuk menegaskan, menjelaskan dan menambahkan hukum dalam Al-Quran.
  • Otentisitas Al-Quran dan Sunnah masih terjaga hingga kini.

Rangkuman MTA-8: Ketegasan Rasulullah Saw

Narasumber: Ust. Muhendri, BIRK (Hons)
Tanggal: 24 Januari 2010


  • Ketegasan Rasulullah Saw sebagai pelengkap akhlak yang mulia disamping kelembutan. Jika lembut saja, maka orang akan diinjak-injak, diremehkan. Namun tegas saja tanpa kelembutan maka orang akan menjauh. Maka Rasulullah Saw memadukan antara dua sifat ini: beliau lembut namun di satu sisi beliau juga tegas.
  • Manusia tanpa ketegasan akan mengalami kepribadian ganda (split personality). Orang seperti ini biasanya sering mengalami masalah menerima secara lisan namun dalam hatinya menolak, dongkol.
  • Tegas berbeda dengan kasar. Tegas jelas tujuannya, tidak melanggar aturan, sementara kasar itu cenderung emosional.
  • Dalam QS. Lukman, ada 15 nasihat Lukman kepada anaknya, yang berupa larangan hanya 4: 2 berkaitan dengan Allah dan 2 berkaitan dengan hubungan manusia.
    • Larangan syirik kepada Allah
    • Larangan kufur kepada Allah
    • Larangan taati orang tuan jika mengajak maksiyat, namun tetap pergauli dengan baik
    • Larangan sombong
  • Abu Bakar dikenal lembut dan Umar dikenal tegas, namun kedua sahabat utama Nabi ini mampu bersikap sebaliknya sesuai dengan kondisi. Abu Bakar mampu bersikap tegas disaat para sahabat kebingungan menyikapi segolongan muslim yang tidak mau membayar zakat pasca wafatnya Nabi Saw. Umar yang dikenal tegas diluar ternyata begitu lembut dalam menghadapi istri dan rakyatnya yang dhuafa.